Sumber: Pinterest Angin duduk adalah nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Kondisi ini sering diremehkan karena gejalanya yang mirip dengan masalah ringan. Padahal, angin duduk berkaitan erat dengan gangguan jantung yang harus segera ditangani.
Angin duduk umumnya ditandai dengan nyeri dada seperti tertindih, terbakar atau tertusuk. Keluhan ini lebih sering muncul saat penderitanya sedang beraktivitas dan ketika jantung memompa darah lebih cepat. Angin duduk disebabkan oleh pembuluh darah jantung yang mengalami penyempitan. Pembuluh darah jantung berfungsi untuk mengalirkan darah yang membawa oksigen ke otot jantung agar jantung dapat memompa darah dengan baik. Ketika pembuluh darah koroner menyempit, maka suplai oksigen ke otot jantung akan terganggu sehingga jantung tidak dapat memompa darah dengan maksimal. Kondisi ini disebut juga dengan penyakit jantung koroner.
Penyebab penyakit jantung koroner adalah pembentukan plak atau tumpukan lemak di pembuluh darah koroner. Pembuluh darah yang menyempit akan semakin menyempit saat penderita beraktivitas. Pada kondisi ini, aliran darah ke jantung terhambat karena pembuluh darah menyempit sesaat. Oleh karena itu, nyeri dada bisa muncul kapan saja bahkan saat sedang beristirahat. Sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan penumpukan lemak di pembuluh darah kemudian menyebabkan angin duduk adalah kolestrol yang tinggi, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, kebiasaan merokok, kurang olahraga, riwayat angin duduk pada keluarga, dan kebiasaan kecanduan alkohol.
Semoga membantu !!!
No Comments