x

Demi masa depan Indonesia, ALMI, Pusat Pendidikan LPPM UM, dan MG Jatim selenggarakan Scientists goes to School di MTS Negeri 8 Kediri

3 minutes reading
Monday, 4 Mar 2024 09:41 0 735 Ediyanto

Senin, 4 Maret 2024 pukul 08.00, ALMI bekerjasama dengan  Pusat Pendidikan LPPM UM dan MG Jatim selenggarakan Scientist goes to School (SGTS). Kegiatan SGTS ini diselenggarakan secara rutin di kota-kota seluruh Indonesia. Untuk kesempatan kali ini SGTS diselenggarakan di MTS Negeri 8 Kediri.

Scientist Goes to School adalah sebuah program yang bertujuan untuk memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada siswa sekolah sejak dini. Selain itu juga memperkenalkan sosok ilmuwan yang bermuara dari dunia pendidikan melalui kegiatan kunjungan langsung. Para ilmuwan muda ke instansi pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut penelitian, pada usia dini, anak-anak memiliki kemampuan alami untuk belajar dan menyerap informasi dengan cepat dan mudah. Oleh karena itu, pemberian pengenalan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi sejak dini dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi pada anak-anak.

Dengan demikian, program Scientists Goes to School diharapkan dapat memberikan pengenalan dan pemahaman yang baik terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi pada anak-anak sejak dini. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam mempelajari bidang-bidang keilmuwan serta mempersiapkan mereka untuk masa depan yang semakin tergantung pada teknologi.

Kegiatan SGTS di MTS Negeri 8 Kediri

Kegiatan SGTS di MTS Negeri 8 Kediri

Kegiatan SGTS kali ini dibuka oleh Bapak Badik Susanto, S.Pd.I, M.Pd.I, sabagai perwakilan dari MTS Negeri 8 Kediri. Masuk ke acara utama, Dr. Ediyanto (Dosen Universitas Negeri Malang) menyampaikan sekilas tentang ALMI.

”Kami harus jemput bola dan menyampaikan ilmu sains ini kepada seluruh pelajar calon pemimpin dan ilmuwan Indonesia masa depan. Agar menumbuhkan keingintahuan dan menjaga marwah keilmuan,” jelasnya.

“Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) merupakan wadah bagi ilmuwan muda untuk mendorong peran ilmuwan muda dalam memajukan ilmu pengetahuan dan budaya ilmiah unggul di Indonesia, ALMI berdiri secara resmi setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden RI No.9/2016 tentang Revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AIPI, pada 29 Februari 2016.”

Anggota ALMI adalah ilmuwan muda Indonesia terkemuka yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi ilmu pengetahuan.

Fokus kerja ALMI:

  1. Sains Garda Depan (Frontiers of Science)
  2. Sains dan Masyarakat (Science & Society)
  3. Sains & Kebijakan (Science & Policy)
  4. Sains & Pendidikan (Science & Education)

Misi ALMI:

  1. Mendorong terciptanya kemajuan ilmu pengetahuan garda depan melalui kolaborasi lintas disiplin di kalangan ilmuwan muda.
  2. Mendorong terciptanya perangai ilmiah dan berkembangnya budaya ilmiah unggul pada generasi muda.
  3. Mendorong penggunaan ilmu pengetahuan dalam perumusan kebijakan publik.
  4. Menjadi bagian dari gerakan akademi ilmuwan muda dunia dalam menjawab tantangan global.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan materi “Fun Learning” dimana anak-anak diajarkan cara belajar yang menyenangkan dan mampu melatih konsentrasi dalam belajar. Materi disampaikan oleh Mata Garuda Jawa Timur yang merupakan organisasi Alumni dan Awardee Beasiswa LPDP. Mereka adalah, Fauzan Atsari, M.Hum dari Universitas Negeri Surabaya; Laili Nurzaidah, M.Biomed dari Universitas Brawijaya; dan Meike Tiya Kusuma, M.Biomed dari Universitas Negeri Surabaya.

Kegiatan SGTS ini memiliki latar belakan bahwa  scientis dan pendidikan dirasa memiliki ruang yang cukup jauh, diakui permasalahan sains menurutnya adalah hal yang sangat eksklusif. Dengan melakukan terjun lapang serta pemberian materi tentang scientist tersebut pihaknya ingin menyampaikan bahwa para siswa yang saat ini sedang menuntut ilmu adalah salah satu dari masa depan generasi emas 2045 mendatang.

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x