A7B Kelompok 5 – ACENesia
Malang – Sebagai makhluk sosial, manusia perlu berinteraksi dengan sesamanya. Interaksi antar manusia dapat berjalan dengan adanya komunikasi, baik komunikasi verbal ataupun non-verbal. Dalam interaksi berbentuk proses komunikasi inilah, manusia dapat berkembang melalui pemerolehan informasi hingga pendistribusian informasi.
Bahasa merupakan pesan yang disampaikan dalam bentuk ekspresi sebagai alat komunikasi pada situasi tertentu dalam berbagai aktivitas.
Faktor penyebab tunadaksa jika dilihat dari segi terjadinya terbagi menjadi 3, yaitu faktor prenatal, neonatal dan postnatal. Tunadaksa sendiri merupakan kondisi seseorang yang mengalami hambatan pada aspek fisik motorik.
Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi dari satu individu pada individu lainnya melalui sistem bunyi, simbol atau tingkah laku. Komunikasi sendir dapat terbagi menjadi komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal.
Gangguan berbahasa dapat dibedakan menjadi 3 golongan, yaitu :
Dalam banyak kasus yang terjadi pada anak dengan hambatan bahasa pada tunadaksa dapat diatasi dengan meggunakan pendekatan yang kooperatif, metode pembelajaran yang interaktif dan media pembelajaran yang menarik. Sehingga dianggap peran guru dan kreatifitas guru menjadi sangat penting, untuk mengatasi masalah bahasa dan komuikasi bagi siswa tunadaksa.
Oleh : Diva Aurora Fitriyah, Fina Shafwatul Mawaddah, Raddien Sekar Kinasih, Sevia Tri Putri Nur Rizki
No Comments