Husen Fuat – ACENesia
Malang – Autisme adalah gangguan perkembangan yang ditandai dengan kesulitan dalam berkomunikasi dan interaksi sosial. Gangguan ini juga dapat menyebabkan perilaku dan aktivitas yang repetitif dan mengikuti pola. Pada anak-anak, gejala autisme biasanya muncul sebelum usia 3 tahun. Namun, dengan deteksi dini dan intervensi yang tepat, anak-anak dengan autisme dapat belajar dan berkembang dengan baik.
Berikut adalah beberapa gejala yang harus dicari untuk mengenali anak dengan autisme:
- Kurangnya interaksi sosial Anak dengan autisme sering kali kurang tertarik dengan interaksi sosial dan mungkin memiliki kesulitan dalam memeluk, menatap, dan memelihara kontak mata. Mereka mungkin juga mengabaikan panggilan nama dan tidak memiliki reaksi terhadap pujian atau kritik.
- Kesulitan dalam berkomunikasi Anak dengan autisme mungkin memiliki kesulitan dalam berbicara atau menunjukkan minat terhadap berbicara. Mereka mungkin juga memiliki kesulitan dalam mengerti perintah atau memahami bahasa.
- Perilaku repetitif Anak dengan autisme mungkin mengulang tindakan yang sama berulang-ulang, seperti memutar roda mainan atau memutar benda-benda. Mereka juga mungkin mengulang frase atau kata-kata dengan cara yang berulang-ulang.
- Kesulitan dalam memahami konsep Anak dengan autisme mungkin kesulitan dalam memahami konsep seperti waktu dan ruang. Mereka mungkin juga mengalami kesulitan dalam memahami perasaan orang lain.
- Reaksi yang tidak biasa terhadap suara dan sentuhan Anak dengan autisme mungkin memiliki reaksi yang tidak biasa terhadap suara dan sentuhan. Mereka mungkin merasa tertekan oleh suara yang keras atau menjadi gelisah ketika dipeluk.
Ini adalah beberapa gejala yang harus dicari untuk mengenali anak dengan autisme. Namun, perlu diingat bahwa setiap anak dengan autisme memiliki gejala yang berbeda-beda. Jika Anda merasa bahwa anak Anda memiliki gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter anak atau ahli perkembangan.
sumber foto oleh Tara Winstead
No Comments