x

Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Hambatan Fisik Motorik

2 minutes reading
Saturday, 13 May 2023 22:03 0 1010 Husen Fuat

A7C Kelompok 1 –ACENesia

Malang – Jenis hambatan fisik motorik sangat beragam dan kelainannya juga merentang dari yang ringan sampai yang berat. Mereka ada yang memiliki kelainan jelas, sangat jelas, dan tidak begitu kelihatan.

Klasifikasi anak dengan hambatan motorik dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian besar, yaitu :

  • Kelainan pada sistem serebral (Cerebral System), Kerusakan pada sistem syaraf pusat mengakibatkan bentuk kelainan yang krusal, karena otak dan sumsum tulang belakang merupakan pusat komputer dari aktivitas hidup manusia. Di dalamnya terdapat pusat kesadaran, pusat ide, pusat kecerdasan, pusat motorik, pusat sensoris, dan lain sebagainya. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah Cerebral Palsy.
    Klasifikasi dan gejala Cerebral Palsy Gejala Cerebral Palsy berbeda-beda pada setiap anak. kelaian celebralpalsy dapat diklasifikasi atas dasar kelainan fisiknya menjadi penyandang spastik (spasticity), athetosis, rigid, ataxia dan tremor.
  1. Spastik Anak yang spastik mengalami kekakuan otot atau ketegangan otot.
  2. Athetoid Athetosis merupakan salah satu jenis CP dengan ciri-ciri menonjol gerak-gerakannya tidak terkontrol. Gerakan yang tidak terkontrol itu terdapat pada kaki, lengan, tangan atau otot-otot wajah yang lambat, bergeliat-geliut atau tiba-tiba dan cepat.
  3. Ataxia Celebral Palsy jenis ataxia ditandai dengan adanya gerakangerakan tidak terkoprdinasi dan kehilangan keseimbangan.
  4. Rigid Anak Celebral Palsy jenis rigid ditandai dengan adanya otot yang sangat kaku, demikian juga gerakannya. Otot tegang di seluruh tubuh, cenderung menyerupai robot waktu berjalan, tertahan-tahan dan kaku.
  5. Tremor Anak Cerebral Palsy jenis tremor ditandai dengan adanya gerakangerakan kecil tanpa disadari, dengan irama tetap, lebih mirip dengan getaran.
  6. Jenis campuran (mixed type) Yang dimaksudkan anak Cerebral Palsy ini adalah anak yang memiliki beberapa jenis kelainan misalnya jenis spastik dengan jenis athetoid, jenis athetoid dengan temor dan sebagainya
  • Kelainan pada sistem otot dan rangka (Musculus Skeletal System). Yang dimaksud dengan sistem otot dan rangka adalah bagianbagian atau jaringan-jaringan yang membentuk gugusan otot dan rangka sehingga terjadi koordinasi yang normal dan fungsional dalam menjalankan tugasnya. Penyebab terjadinya kelainan pada sistem otot dan rangka bervariasi, ada yang karena infeksi penyakit, bawaan, kelainan perkembangan, atau kecelakaan.

Jenis-jenis kelainan system otot dan rangka antara lain meliputi :

  1. Poliomyelitis Poliomyelitis merupakan salah satu jenis kecacatan fisik yang terjadi pada anak-anak. Di banyak Negara, penyakit poliomyelitis menjadi penyebab cacat fisik yang paling umum pada anak-anak.
  2. Muscle Dystrophy Muscle Dystrophy menurut Ahmad Toha Muslim dan M. Sugiarmin, merupakan suatu penyakit yang menyebabkan terjadinya kemunduran dan kelemahan otot lurik, tanpa diketahui sebabnya apakah kelainan saraf pusat atau saraf tepi.

Oleh : Muhammad Reza Mahendra, Arini Fajriah Putri, Lia Anatasya

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x