Dengan adanya internet yang begitu masif, kini kita dapat dengan mudah mengakses informasi dan bahkan media sosial dengan cepat. Tak jarang ternyata itu menumbuhkan habit kita untuk menggunakan internet secara terus menerus. Media sosial yang sering kita kunjungi memperlihatkan kebahagiaan orang lain dan umumnya menjadi ajang untuk flexing. Adapun beberapa orang juga telah melakukan overclaim dan misinformasi pada instansi tertentu atas pencapaian yang telah dilakukannya.
Dimana tentu, mari kita sebagaimana manusia saling mengingatkan bahwa berbangga atas pencapaian yang kita raih adalah baik, namun kita jika berlebihan dengan membanggakan diri menjadi tidak baik. Kita bisa mengambil makna dari filosofi Ilmu Padi yang sekarang ini banyak kita jumpai di sosial media. Dimana arti Ilmu Padi ini lebih mengingatkan pada kita bahwa semakin orang menjadi besar (ilmu pengetahuan dan segala jabatan atau posisi atau pencapaian yang diraih) maka akan semakin rendah hatilah orang tersebut.
Filosofi Ilmu Padi sangat mendalam pada hati kita karena maknanya “Jadilah seperti padi, semakin berisi semakin merunduk” yang ngajak kita untuk tetap rendah hati. Dalam hal ini rendah hati tentu berbeda dengan rendah diri ya teman-teman. Rendah diri artinya kita menganggap diri kita tidak lebih baik dengan orang lain yang cenderung memiliki sikap minder atau tidak PD.
Sedangkan rendah hati disini berarti orang yang tetap bersikap sederhana dan membaur dengan berbagai lapisan masyarakat atau menghargai orang lain. Namun hal ini juga sejalan dengan arti secara harfiah dari Ilmu Padi, yakni berarti merendah walaupun telah mencapai pencapaian yang besar. Mari kita tanamkan kepada diri untuk bisa menjadi manusia sebagaimana filosofi Ilmu Padi. Manusia yang tetap rendah hati dengan siapapun yang kita temui.
Semoga bermanfaat!!!
No Comments