x

Mengenal Glacial Lake Outburst Flood atau GLOF

2 minutes reading
Friday, 4 Sep 2026 05:44 0 89 Irene Mega Mellyana

Banjir akibat jebol atau runtuhnya material pembendung danau glasial adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pelepasan tiba-tiba sejumlah air dalam volume besar yang tertahan di danau glasial terlepas dari penyebabnya (Emmer, 2017). GLOF dicirikan memiliki debit puncak yang ekstrem dan seringkali beberapa kali lipat melebihi debit maksimum banjir yang disebebakan oleh hidrometeorologi dengan potensi erosi atau transportasi yang luar biasa.

 

Faktor penentu dari kerentanan GLOF dan besarnya fenomena yang terjadi ditentukan oleh ukuran danau glasial, mekanisme luapan, dan karakteristik aliran hilir. Tren global, penyusutan gletser sepanjang abad ke-20 dan ke-21 menyebabkan peningkatan jumlah dan ukuran danau dlasial bersamaan dengan meningkatnya aktivitas manusia di daerah aliran sungai. Terlepas dari banyak dampak dari fenomena tersebut, dampak GLOF serupa dengan dampak banjir bandang. Selain itu, saat gletser menyusut, luas permukaan danau glasial meningkat. Efek pelepasan penahan dan tanah longsor, bahkan longsoran es, sering menjadi pemicunya (Cook et al, 2018).

 

Dampak lain yang sangat signifikan mulai dari kematian masal, masalah kesehatan, dan masalah kesehatan mental, serta materiil. Berbagai skema telah diusulkan untuk menilai kerentanan danau glasial terhadap banjir luapan, sebagain besar didasarkan pada informasi penginderaan jauh untuk mengkarakterisasi secara semi kuantitatif, luas danau dan bendungan serta geomorfologi lainnya di daerah hulu danau. Mitigasi lainnya bisa dilakukan dengan tidak melakukan pembangunan permukiman di daerah sempadan sungai.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x