Sumber: Pinterest Rabun jauh dan rabun dekat adalah dua masalah penglihatan yang sangat umum. Dimana keduanya memengaruhi penglihatan dengan cara yang berbeda. Rabun jauh atau miopi terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus dengan baik ke retina yaitu selaput yang melapisi bagian belakang bola mata. Sebaliknya cahaya menjadi pendek yang biasanya muncul akibat bola mata telah tumbuh panjang. Sehingga objek yang jauh terlihat buram namun penglihatan jarak dekat tidak berpengaruh.
Sedangkan rabun dekat atau hipermetropi adalah kondisi bola mata yang terlalu pendek sehingga menyebabkan cahaya terfokus di belakang mata dan bukan langsung ke retina. Umumnya objek dekat tampak lebih tidak terfokus sedangkan jarak jauh tetap terlihat jelas. Namun jumlah hipermetropi yang tinggi menyebabkan objek di semua jarak menjadi kabur. Kasus rabun dekat yang ringan mungkin tidak memengaruhi penglihatan
Secara umum rabun jauh dan dekat memiliki gejala yang sama diantaranya kepala terasa sakit, ketegangan mata, dan mata terasa lelah. Rabun jauh dan dekat umumnya dapat diatasi dengan menggunakan kacamata korektif dan lensa kontak. Namun selain itu, kalian juga bisa melakukan operasi refraktif. LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis) dan PRK (Photorefractive Keratectomy) adalah dua prosedur operasi yang dapat memperbaiki miopi atau hipermetropi dengan membentuk kembali lengkungan kornea sehingga cahaya dapat terfokus dengan jelas pada retina.
Semoga membantu !!!
No Comments