x

Senam Pagi Bersama dan Sosialisasi Cocopeat Warnai Proker UM BBM Batu Besar 2026

3 minutes reading
Wednesday, 5 Aug 2026 11:10 0 79 Mela Yuliarwi Layzia

Mahasiswa perkenalkan cocopeat, media tanam ramah lingkungan berbahan sabut kelapa sebagai solusi berkebun bagi warga pesisir Batu Besar.

BATAM — Sabtu, 18 Juli 2026

Mahasiswa Unit Mahasiswa (UM) BBM Batu Besar 2026 dari Universitas Negeri Malang menggelar kegiatan senam pagi bersama warga di Lapangan Voli RT 03/RW 01, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang dipandu oleh instruktur senam ini diikuti dengan penuh semangat oleh ibu-ibu dan anak-anak setempat sejak pagi hari.

Senam pagi bersama ini digelar sebagai salah satu program kerja mahasiswa untuk mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang ringan dan menyenangkan. Selain menyehatkan badan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara mahasiswa UM BBM dan warga Batu Besar.

Warga mengikuti senam pagi bersama di Lapangan Voli RT 03/RW 01, Batu Besar.

Mengenalkan Cocopeat, Media Tanam dari Sabut Kelapa

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi cocopeat, yaitu media tanam alternatif yang terbuat dari sabut kelapa. Mahasiswa UM BBM Batu Besar 2026 memilih program ini karena melihat potensi sabut kelapa yang melimpah di wilayah pesisir Batu Besar namun belum banyak dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa cocopeat merupakan media tanam berbentuk serbuk halus hasil olahan sabut kelapa yang dihaluskan lalu dikeringkan. Media tanam ini dapat menjadi pengganti maupun campuran tanah karena memiliki tekstur ringan, gembur, serta mampu menyerap dan menyimpan air lebih lama dibandingkan tanah biasa.

Keunggulan ini dinilai sangat cocok diterapkan di Batu Besar yang merupakan daerah pesisir dengan kondisi tanah cenderung berpasir, sehingga air dan nutrisi mudah meresap dan membuat tanaman cepat kering. Dengan cocopeat, kelembapan di sekitar akar tanaman dapat terjaga lebih lama sehingga tanaman tidak perlu terlalu sering disiram dan dapat tumbuh lebih optimal.

 

Mahasiswa memaparkan manfaat dan cara penggunaan cocopeat kepada ibu-ibu peserta senam.

Selain menahan air lebih baik, cocopeat juga memiliki banyak pori-pori yang membuat sirkulasi udara ke akar tetap lancar sehingga akar tidak mudah membusuk dan tanaman tumbuh lebih sehat. Media tanam ini juga dinilai ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah sabut kelapa yang sebelumnya kerap dibuang atau dibakar begitu saja, sekaligus memiliki nilai ekonomi jika diolah dan dikemas dengan baik.

Mahasiswa turut menjelaskan bahwa cocopeat dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman, mulai dari cabai, tomat, kangkung, bayam, sawi, selada, hingga tanaman hias yang biasa ditanam di pekarangan rumah. Media tanam ini sangat cocok bagi warga dengan lahan terbatas, cukup menggunakan pot atau polybag yang dicampur dengan cocopeat.

Meski begitu, mahasiswa mengingatkan bahwa penyiraman juga tidak perlu terlalu sering mengingat sifat cocopeat yang mampu menahan air lebih lama, serta perlu dipastikan cocopeat yang digunakan sudah bersih dari sisa garam agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

Pembagian Cocopeat kepada Warga

Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi, mahasiswa UM BBM Batu Besar 2026 turut membagikan cocopeat secara langsung kepada ibu-ibu dan anak-anak peserta senam. Pembagian ini bertujuan agar warga dapat langsung mencoba dan mempraktikkan penggunaan cocopeat sebagai media tanam di rumah masing-masing.

Mahasiswa membagikan cocopeat kepada warga usai sesi sosialisasi.

Melalui rangkaian kegiatan senam pagi dan sosialisasi cocopeat ini, mahasiswa UM BBM Batu Besar 2026 berharap masyarakat semakin sadar bahwa limbah sabut kelapa di sekitar mereka dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus mendukung kegiatan berkebun di lahan yang terbatas.

Warga yang hadir mengaku senang dan mendapatkan wawasan baru dari kegiatan ini. Mereka berharap sosialisasi semacam ini dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak warga Batu Besar yang mau memanfaatkan sabut kelapa menjadi media tanam cocopeat untuk mendukung penghijauan lingkungan pesisir.

 

Penulis: Kelompok UM BBM Batu Besar 2026

Lokasi: Lapangan Voli RT 03/RW 01, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x