Tahu gak sih? Pada tingkatan jurnal internasional yang terindeks oleh Scopus, kita akan menemukan istilah Q (Quartile/kuartil). Apa yang dimaksud dengan Quartile? Quartile atau kuartil adalah suatu metode penilaian peringkat yang diterapkan pada jurnal-jurnal yang diakui dalam suatu bidang ilmu tertentu. Dalam sistem saat ini, Quartile dibentuk berdasarkan penentuan nilai numerik untuk setiap jurnal, yang kemudian digunakan dalam perhitungan akumulatif.
Scopus merupakan suatu basis data yang digunakan untuk mengindeks serta mengakses berbagai artikel ilmiah, jurnal, konferensi, dan literatur ilmiah lainnya. Layanan ini, yang dioperasikan oleh perusahaan Elsevier, memiliki peran penting sebagai sumber referensi dan abstrak utama dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk ilmu sosial, ilmu alam, teknik, kedokteran, dan lainnya. Dikembangkan dan dijalankan oleh Elsevier, Scopus menyajikan informasi tentang riset yang telah diterbitkan dalam format artikel di berbagai publikasi ilmiah. Selain itu, layanan ini juga memberikan rincian seperti jumlah kutipan, penulis, judul, ringkasan, dan informasi bibliografis lainnya. Dengan keunggulannya ini, Scopus membantu peneliti, akademisi, dan praktisi dalam melaksanakan studi, menemukan artikel yang relevan, menganalisis tren serta dampak riset, dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dalam bidang ilmu tertentu.
Proses indeksasi di Scopus melibatkan standar yang sangat ketat dalam hal kualitas, sehingga hanya artikel-artikel yang telah direview serta memenuhi kriteria yang ditetapkan yang akan dimasukkan ke dalam basis data ini. Oleh karena itu, terdaftar dalam indeks Scopus dapat dianggap sebagai sebuah tanda penting terkait reputasi serta dampak dari suatu riset dan publikasi ilmiah. Dalam proses kategorisasi jurnal untuk penempatannya dalam Quartile 1 hingga 4, Scopus menerapkan parameter tertentu yang dikenal dengan istilah berikut ini.
Q1 (Quartile 1)
Quartile 1 (Q1) adalah tingkatan dalam jurnal Internasional Scopus yang memiliki dampak paling signifikan dibandingkan dengan klasifikasi lainnya. Sebagai contoh, dari 100 jurnal internasional yang terdaftar dalam indeks Scopus dalam bidang tertentu, umumnya jurnal yang termasuk dalam kategori Q1 ini mendapatkan peringkat antara 1 hingga 25, atau dapat dianggap sebagai 25 jurnal paling unggul.
Q2 (Quartile 2)
Quartile 2 (Q2) juga adalah tingkatan jurnal dalam lingkup internasional Scopus yang memiliki dampak yang cukup signifikan. Jika terdapat 100 jurnal internasional yang terindeks di Scopus, jurnal yang masuk dalam kategori Q2 ini akan berada pada rentang peringkat 26 hingga 50.
Q3 (Quartile 3)
Tingkatan Quartile 3 (Q3) adalah tingkatan dalam jurnal Internasional Scopus yang memiliki dampak yang relatif lebih kecil. Dalam situasi di mana terdapat 100 jurnal yang terdaftar dalam indeks Scopus, kategori Q3 akan menempati posisi peringkat 51 hingga 75.
Q4 (Quartile 4)
Quartile 4 (Q4), tingkatan jurnal internasional ini memiliki pengaruh paling minim jika dibandingkan dengan kategori-kategori lainnya. Dalam daftar 100 Jurnal yang diindeks oleh Scopus, Q4 ini akan berada di posisi peringkat 76 hingga 100, yang dapat dianggap sebagai 25 jurnal paling rendah.
No Comments