A21 Kelompok 2 – ACENesia
Malang – Anak berkebutuhan khusus menurut Heward (2002) ialah anak yang memiliki karakteristik khusus yang memiliki hambatan pada pada mental, emosi, ataupun fisik. Sehingga dari beberapa karakteristik tersebut dapat menyebabkan anak berkebutuhan khusus memiliki hambatan juga baik dalam aspek akademik dan juga pada aspek perkembangan. Penyebab anak menjadi berkebutuhan khusus dapat dikarenakan oleh tiga faktor, yaitu pre-natal, peri-natal, pasca-natal.
Salah satu jenis hambatan pada anak berkebutuhan khusus ialah tunaganda. Anak tunaganda merupakan anak yang memiliki hambatan dengan lebih dari satu jenis ketunaan yang ada.
Menurut DNIKS dan BP3K dalam Depdikbud (2006) menyatakan bahwa pelayanan pendidikan yang diberikan apabila berjalan dengan baik dan maksimal maka akan memungkinkan anak tunaganda untuk dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki, sehingga dimaksudkan agar anak tunaganda juga dapat andil dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sebuah layanan pendidikan, pastinya setiap sekolah memiliki sebuah hambatan. Pada layanan pendidikan yang ada terlihat bahwa dalam pemberian layanan kurang memperhatikan karakteristik khusus pada anak. Anak dengan ketunaan ganda seharusnya mendapatkan pelayanan dan perhatian yang lebih.
Didalam buku yang berjudul Living Otherwise Students with Profound and Multiple Learning Disabilities as Agents in Educational Contexts dalam chapter Cartographies Of PMLD yaitu anak dengan PMLD pemahaman dan penggunaan bahasa terbatas, paling banter, memahami perintah dasar dan membuat permintaan sederhana. Penyortiran dan pencocokan visuo spasial yang paling dasar dan sederhana dapat diperoleh, dan orang yang terkena mungkin dapat dengan pengawasan dan bimbingan yang tepat untuk mengambil bagian kecil dalam tugas-tugas rumah tangga dan praktis.
Oleh sebab itu peran orang tua di rumah menjadi faktor yang sangat penting dalam mengoptimalkan kemampuan anak, baik pada aspek akademik maupun non akademik. Anak akan lebih sering menghabiskan waktu pada saat di rumah dari pada di sekolah, sehingga ketika di rumah orang tua kurang memiliki perhatian pada anak.
Guru dan orang tua memiliki pernanan yang sangat penting untuk menunjang perkembangan pada anak, karena ntuk itu perlu adanya tindak lanjut yang diberikan oleh guru dengam cara bekerjsama dengan orang tua untuk mengatasi setiap permasalahan yang ada.
Oleh : Ahmad Fauzan Haridin, Andira Christamti, Mitha Annisa Safitri, Nurul Miftahul Jannah, Salsabila Putri Kusumaningtyas
No Comments