Malang, September 2025 – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan kiprahnya di ajang nasional. Tim mahasiswa lintas jurusan sedang mengikuti Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2025 Divisi Video Digital Pendidikan dengan karya berjudul Inkluvia.
Film dokumenter berdurasi 5 menit ini mengangkat kisah inspiratif penyandang disabilitas yang berprestasi melalui dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan. Melalui tokoh Putri, seorang siswi tunanetra dengan bakat musik, dan Diar, seorang penari tuli, film ini menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.
Ketua tim, Lia Anatasya (Pendidikan Luar Biasa, FIP), bersama anggota tim Dzul Fikar Putra Pratama Kurniawan (Ilmu Komunikasi, FIS), Muhammad Mirza Imaduddin Haidar (Desain Komunikasi Visual, FS), dan Zanuba Arifatul Khafsoh (Pendidikan Luar Biasa, FIP), menghadirkan film ini dengan sentuhan artistik dan narasi inspiratif. Karya mereka juga didampingi oleh dosen pembimbing Ediyanto, M.Pd., Ph.D.

Inkluvia tidak hanya menjadi media edukasi, tetapi juga sarana kampanye kesadaran publik untuk menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas. Pesan yang disampaikan sejalan dengan SDGs poin 10: Mengurangi Ketimpangan, yakni mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif, setara, dan berdaya bagi semua.
Melalui film ini, tim berharap publik dapat melihat bahwa disabilitas bukanlah kelemahan, melainkan bagian dari keberagaman yang justru dapat melahirkan karya besar. “Dengan tekad, dukungan, dan kesempatan, setiap anak dapat bersinar dengan caranya sendiri,” demikian pesan yang diangkat dalam film tersebut.
Publik dapat mengikuti perjalanan karya Inkluvia melalui kanal media sosial tim @eduartofficial dan YouTube Eduart Team, sekaligus memberi dukungan agar karya mahasiswa UM ini dapat menginspirasi masyarakat luas.
Full video dapat ditonton melalui tautan berikut: https://openyoutu.be/-Bo2hdGUJk8?si=wvJtlGlnsUnT9Wdq
No Comments