Kalender jawa adalah system penanggalan yang umumnya sampai sekarang masih dipercaya oleh masyarakat Jawa. Biasanya kalender jaw aini digunakan untuk menentukan hari baik pernikahan, membaca pewatakan atau pun perhitungan peruntungan.sama halnya dengan kalender masehi, kalnder jawa juga memiliki 12 bulan di dalamnya. Namun, dalam hal penamaan hari, bulan dan tahun tidak sama dengan kalender masehi.
Seorang ahli penanggalan jawa dari museum Radya Pustaka Solo yaitu Ki Totok Yasmiran menjelaskan bahwa terdapat beberapa istilah yang kerap ditemukan dalam penanggalan jawa dan perhitungannya seperti pasaran atau lima harian, paringkelan atau enam harian dan padinan atau tujuh harian. Saptawara atau padinan terdiri dari tujuh hari bersamaan dengan siklus mingguan dalam kalender masehi. Berikut penjelasan dari istilah-istilah tersebut.
Nama-nama Hari
Nama-nama Pasaran
Nama-nama Bulan
Nama-nama bulan meliputi Suro, Sapar, Mulud, Bakdo Mulud, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rejeb, Ruwah, Poso, Sawal, Dzulqoidah dan Besar.
Nama Tahun
No Comments