Sumber: Pinterest Tuhan menciptakan kecantikan pada semua perempuan ciptaannya tanpa terkecuali. Dimana kecantikan yang dimiliki seorang perempuan menandakan bahwa dialah hasil ciptaan Tuhan yang luar biasa. Apakah kalian percaya?? Tuhan menciptakan kecantikan sesuai dengan porsi masing-masing baik yang kalian ketahui maupun tidak kalian ketahui.
Namun sekarang ini banyak sekali pandangan-pandangan yang membuat standar kecantikan untuk memanipulasi manusia dengan tujuan ingin mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Apalagi ditambah adanya media sosial yang membuat semua pandangan-pandangan itu menjadi benar adanya untuk diikuti dan jika tidak diikuti kita akan ketinggalan zaman lalu akhirnya akan dikucilkan. Banyak konten-konten diluar sana yang mencoba mempermainkan perasaan insecure kita, dimana kita sulit untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain. Kita dibombardir oleh visual-visual yang proporsional, meskipun kita tahu bahwa semua itu adalah hasil olahan namun terkadang kita melupakan hal tersebut untuk berpikir rasional. Alahasil semua ini memperbesar rasa ketidakpercayaan diri kita dengan cepat.
Tampilan-tampilan yang sering kita lihat di berbagai platform media sosial telah mempengaruhi alam bawah sadar kita untuk menilai sebuah kecantikan. Apapun yang tidak sesuai dengan apa yang kita lihat dari media dengan yang ada di realitanya adalah kurang dan membuat kita menghakimi atau dihakimi karena selalu menilai kecantikan dengan tolak ukur sebelumnya. Ini tidak hanya mempengaruhi cara pandang kita terhadap orang lain, melainkan cara pandang kita terhadap diri kita sendiri.
Misalnya saja ada salah satu seorang wanita yang memiliki banyak pengikut karena dia mendapat popularitas yang naik begitu cepat, namun disisi lain remaja tersebut pernah menjadi objek banyak kebencian sebagai akibat dia tampil dengan apa adanya. Dia mendapat kecaman karena dianggap terlalu jelek. Hingga akhirnya dari semua tekanan penghakiman dan ejekan membuatnya untuk melakukan operasi plastik dalam rangka mempertahankan citra publiknya. Media sosial menjadi pusaran pandangan negatif yang tak berkesudahan dan hanya akan sebagai rantai korban menjadi pelaku karena tidak dianggap cantik sesuai standarnya.
Jangan biarkan gagasan yang dibangun sosial menurunkan rasa penghargaanmu pada diri sendiri. Tidak ada aturan kecantikan dan terima dirimu apa adanya. Cantik tidak selalu tentang fisik. Rangkullah kekuranganmu dan rasakan kenyamanan menjadi dirimu sendiri. Ketidaksempurnaanmu adalah keunikan dan kecantikanmu yang tidak akan berubah-ubah sebagaimana musim di media dengan segala standar kecantikannya.
Semoga membantu !!!
No Comments