A7C Kelompok 4 – ACENesia
Malang – Bagi anak tunadaksa, kemampuan bina diri dan bina gerak menjadi suatu keharusan untuk dimiliki. Bina diri dan bina gerak merupakan salah satu kebutuhan layanan yang harus dipenuhi bagi anak tunadaksa.
Program bina diri mencakup beberapa hal yang berhubungan dengan kepentingan anak dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, kebersihan diri, dan kerapian diri.
Tujuan layanan bina diri adalah agar anak memiliki keterampilan dalam mengurus dirinya sendiri, menjaga kebersihan dan kesehatan diri, agar tumbuh rasa percaya diri serta dapat beradaptasi dengan lingkungan.
Program pengembangan diri dan gerak merupakan sebuah rancangan yang dibuat oleh guru. Metode bina gerak sendiri meliputi; metode garak persepsual, metode latihan keterampilan, metode permainan, pendidikan olahraga (Sport Education), metode pengembangan gerak melalui terapi fisik (Physio Therapy) serta metode pengembangan gerak melalui terapi okupasi.
Penilaian dalam kegiatan bina gerak dilakukan pada awal, proses dan di akhir kegiatan. Yang mana dari hasil evaluasi tersebut dapat diketahui berhasil tidaknya suatu program dalam meningkatkan kualitas anak dengan hambatan motorik.
Oleh : Nur Rahmawati, Rizki Amalia Muharromah, Roshana Putri Hartami, Shayibanisa Agustina
No Comments