x

Merawat Mata Air Merawat Kehidupan

4 minutes reading
Wednesday, 13 Sep 2023 09:00 0 914 Irene Mega Mellyana

Air merupakan senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di muka bumi, tanpa senyawa ini kehidupan di bumi ini tidak akan pernah terbentuk seperti saat ini. Berdasarkan hasil penelitian sampai sejauh ini hanya planet kita (bumi) yang memiliki kehidupan dan sumber kehidupan dasar yaitu air, dengan terdapatnya senyawa ini sudah bisa dipastikan terdapat tanda-tanda kehidupan. Pada dasarnya senyawa air adalah substansi kimia dengan rumus kimia satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat pada satu atom oksigen.

Belakangan ini isu sumber daya air semakin meningkat yang mana isu ini memiliki keterikatan dengan isu global warming. Dimana global warming mempengaruhi jumlah ketersediaan sumber mata air yang secara perlahan mulai menurut debit alirannya dan pada akhirnya menghilang. Dampak dari permasalahan sumber daya air sangat kompleks diantaranya: bencana kekeringan, banjir bandang, rusak atau hilangnya sumber mata air, sampai dengan tidak meratanya distribusi jaringan air dan mahalnya akses air bersih di perkotaan. Terkait isu dengan sumber mata air banyak terjadi di negara kita ini diantaranya: isu das-lintang, isu PLTU, Arjuno-Welirang, dll. Ada banyak hal yang didapatkan dari usaha menjaga mata air diantaranya:

  • terjaminnya kebutuhan akan air baku yang bersih dan layak konsumsi
  • terciptanya lingkungan sekitar mata air yang asri dan alami
  • terciptanya keseimbangan ekosistem lingkungan
  • terjaminnya kebutuhan untuk sumber air irigasi pertanian

Dilihat dari kebermanfaatannya, air sangatlah penting. Sehingga apabila terjadi hilangnya mata air tersebut tentu akan memberikan ancaman yang serius. Bukan hanya soal kebutuhan air yang terus meningkat, melainkan juga ancaman terjadinya gurun pasir (desertification) dan turunnya pertumbuhan ekonomi. Sejumlah peneliti mengungkapkan bahwa jumlah mata air yang terus merosot dan kemampuan pasokan airnya menunjukkan bahwa ada ketimpangan antara pemasukan dan pengambilan. Lebih lanjut, pengambilan air bumi yang dieksploitasi secara berlebihan akan menyebabkan cadangan air merosot, sehingga debit mata air menurun tajam. Dalam jangka panjang kondisi ini akan menurunkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas keanekaragaman hayati.

Ada beberapa tindakan yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir kerusakan sumber mata air maupun hilangnnya sumber mata air diantaranya:

  1. Menjaga kebersihan dari sumber mata air

Hal ini mungkin menjadi alasan utama mengapa kebutuhan di mata air pegunungan masih terjaga. Minimnya aktivitas manusia dan segi industrial membuat sumber mata air tidak terusik. Jaraknya yang jauh juga letaknya di pegunungan membuat beberapa orang enggan merusaknya. Memang menjadi kewajiban bersama guna menjaga kebersihan dari sumber mata air. Karena keindahan dan kesehatan makhluk hidup di sekitar pegunungan tergantung dengan air. Air yang tercemar akan merusak ekosistem di pegunungan. Jadi dengan mengutamakan kebersihan akan menjaga nilai kemurnian sumber mata air yang bermanfaat bagi semua makhluk hidup.

 

  1. Melakukan penanaman pohon pengikat air tanah (reboisasi)

Salah satu cara untuk menjaga kemurnian sumber mata air adalah penghijauan kembali hutan. Mungkin tidak semua hutan terjamah kasus ini karena beberapa pihak menjaganya dengan sangat baik. Menurut Worl Wide Fund for Nature (WWF), hijaunya hutan akan menyediakan air bersih sehingga dapat digunakan oleh manusia. Selain itu, hutan yang hijau menjadi indikasi sehatnya ekosistem, baik air maupun udara. Air yang rusak atau tercemar akan membuat pohon rusak. Tentu hal ini harus dihindari karena merusak ekosistem akan memberikan konsekuensi yang buruk bagi kesehatan ekosistem sekitar mata air.

 

  1. Menjaga ketersediaan air

Kestabilan atau ketersediaan pasokan air dari sumber mata air merupakan indikasi utama guna menjaga kelestarian alam. Area dataran tinggi memang menjadi alur evaporasi air dari laut yang lalu menguap menjadi awan dan menurunkan hujan. Kebutuhan utama ini agar ketersediaan air bersih bagi warga sekitar juga tersedia. Selain itu air yang dipasok terlalu banyak akan menimbulkan berbagai macam masalah hingga menurunnya jumlah produksi sumber mata air. Pemanfaatan air yang sudah dipakai juga menjadi wujud melestarikan sumber mata air. Tentu efisiensi akan menjaga pasokan air tetap terjaga sehingga semua orang dapat merasakan manfaatnya.

 

  1. Mengurangi penggunaan bahan kimia

Kontaminasi terhadap unsur air merupakan hal yang sangat mudah terjadi. Selain itu, bila sudah terjadi kontaminasi akan sangat sulit mengembalikan nilai kemurniannya. Sumber mata air di pegunungan menjadi bersih karena minimnya kegiatan produksi, industri yang kerap menghasilkan limbah tidak terproses. Bahan-bahan kimia yang mudah larut dengan air juga akan merusak ekosistem laut. Ekosistem sekitar mata air juga akan rusak selain sumber mata air yang tercemar. Tentu guna menghindari hal serupa dibutuhkan langkah konkrit dari berbagai pihak seperti pemerintah, warga atau masyarakat, serta pihak swasta.

 

  1. Mengajarkan cinta hutan sejak dini

Kesadaran untuk mau menjaga serta melestarikan hutan serta mata air, merupakan kunci mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan hutan, sumber mata air, ekosistem, satwa, dan hal-hal lainnya. Melalui pendidikan dapat diberikan pemahaman serta pengetahuan mengenai pentingnya hutan bagi kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x