Bidang Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Negeri Malang baru-baru ini telah melakukan workshop penyusunan SOP (Standar Oprasional Prosedur) dalam rangka persiapan asesmen ISO untuk membantu organisasi memastikan stakeholder mereka secara konsisten menerima produk dan layanan yang berkualitas, sehingga dapat membawa manfaat termasuk diantaranya kepuasan stakeholder eksternal (pelanggan) maupun internal (manajemen dan karyawan).
ISO 9001:2015 merupakan salah satu kerangka kerja standar yang diakui secara global untuk manajemen mutu. ISO 9001 telah mengalami perkembangan dan perubahan sesuai dengan tuntutan manajemen kualitas dari waktu ke waktu. Pada tahun 2015, ISO 9001 menghadirkan inovasi terbaru yang masih berlaku hingga saat ini. ISO 9001:2015 dikeluarkan oleh International Organization for Standardization (ISO), yang berisi persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan atau organisasi untuk membangun sistem manajemen mutu. Standar ISO 9001 mengadopsi pendekatan manajemen mutu yang berfokus pada proses. Dalam penerapannya, ISO 9001:2015 menggunakan skema PDCA (Plan-Do-Check-Act) yang dikembangkan oleh William Edward Deming.
Pelaksanaan ISO 9001:2015 dilandaskan pada 7 prinsip, diantaranya Customer Focus (Fokus pada pelanggan), Leadership (Kepemimpinan), Engagement of People (Keterlibatan sumber daya manusia), Process Approach (Pendekatan proses), Improvement (Peningkatan secara terus menerus), Evidence-Based Decision Making (Pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta), dan Relationship Management (Manajemen hubungan dengan stakeholder).
Secara spesifik, pengaplikasian ISO 9001:2015 pada organisasi pemerintah dapat membawa manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. ISO 9001:2015, sebagai standar manajemen mutu internasional, memberikan kerangka kerja yang jelas dan terstruktur untuk mengembangkan sistem manajemen mutu yang efektif di dalam lingkungan pemerintahan.. Kegiatan workshop penyusunan SOP (Standar Oprasional Prosedur) dalam rangka persiapan asesmen ISO yang dilakukan SPM UM merupakan tugas pokok sebagaimana merumuskan standar mutu berdasarkan visi misi, melaksanakan standar yang ditetapkan, melaksanakan monitoring untuk menemukan kendala dan hambatan pelaksanaan program, melaksanakan evalusi diri untuk menemukan kondisi objektif (kekuatan dan kelemahan) diri, melaksanakan audit mutu internal untuk mengetahui pencapaian standar, dan merumuskan langkah perbaikan atau merumuskan standar baru dalam rangka peningkatan mutu secara berkelanjutan. Disamping itu, karena UM telah menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN BH) yang memiliki regulasi yang lebih fleksibel menyangkut aspek akademik dan non-akademik, termasuk aspek pengelolaan keuangannya.
Kegiatan workshop ini dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober dan 9 November 2023. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Gugup Sunarko selaku PT Mitra Quality Indonesia, Ani Wilujeng Suryani, S.E., M.AccgFin, Ph.D, selaku Direktur Perencanaan, SDM, dan Keuangan, Dr. Swasono Rahardjo, S.Pd., M.Si selaku Kepala UPT Satuan Penjaminan Mutu, Dr. Syihabudhin, S.E., M.Si selaku Sekretaris UPT Satuan Penjaminan Mutu, Fatikha Floressya Arifin, S.Kom, M.M selaku Sub Koordinator Tata Usaha UPT Satuan Penjaminan Mutu, Joko Samodra, S.Kom, M.T selaku Ketua Bidang Standar Mutu Monev dan Audit Mutu Internal, Ediyanto, M.Pd, Ph.D selaku Ketua Bidang Akreditasi internasional, Mohammad Agung, M.Sc selaku Ketua Bidang Akreditasi Nasional, serta perwakilan dari Unit Penjaminan Mutu (UPM) dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) di masing-masing fakultas.
Ucapan terima kasih ditujukan kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan workshop penyusunan SOP dalam rangka persiapan asesmen ISO, semoga dapat menjadi kampus yang memiliki manajemen mutu yang lebih baik ke depannya.
No Comments