x

Harapan Prof. Adi Atmoko Untuk Civitas Akademika Universitas Negeri Malang

2 minutes reading
Friday, 20 Jan 2023 21:55 0 612 Husen Fuat

Husen Fuat – ACENesia

Foto dari situs resmi pascasarjana universitas negeri malang

Malang Kota – Jumat, 20 Januari 2023 setelah dikukuhkan sebagai guru besar (gubes) Psikologi Pendidikan Prof. Dr. Adi Atmoko M.Si., M.Pd. yang sedang berada di gedung Pascasarjana Universitas Negeri Malang menceritakan perjalanan karirnya yang bermula dari latar belakang mahasiswa S1 Bimbingan Konseling di UNNES setelah lulus beliau mengambil S2 Psikologi Perkembangan di UNPAD dan S2 Pendidikan Agama Islam di UNISMA dan S3 Psikologi Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Bapak Adi Atmoko yang sudah mengabdi menjadi dosen selama 32 tahun ini berkata bahwa untuk mencapai guru besar beliau perlu waktu sekitar 14 tahun. Hal ini terjadi karena banyak faktor internal maupun eksternal. Beliau juga menekankan bahwa faktor yang paling penting dalam mencapai sebuah tujuan adalah motivasi diri sebagai faktor yang sangat berpengaruh dalam mencapai gelar profesornya, selain itu juga banyak berdiskusi bersama para senior.

Beliau juga berpesan bahwa mulai sekarang untuk teman teman yang sedang menempuh pendidikan S3 perlu punya fokus penelitian yang jelas, selain itu memperbanyak kolaborasi adalah kunci. Beliau berkolaborasi dengan semua elemen yang ada seperti berkolaborasi dengan mahasiswa dan juga dengan kolega.

Mengikut sertakan Tuhan dalam segala urusan dengan tujuan agar di berikan pertolongan dan diberikan keberkahan, dalam segala urusan. Harapan dari bapak adi atmoko adalah untuk teman-teman segera memetakan ingin mengambil guru besarnya apa, fokus penelitianya apa, sehingga lebih mudah untuk kedapannya. Selain itu Bapak Adi Atmoko juga berharap kepada teman-teman dosen untuk bersabar dalam menjalani profesinya

Bapak Adi Atmoko yang saat ini sedang menjabat menjadi Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Malang menegaskan bahwa Pascasarjana Universitas Negeri Malang memiliki program unggulan untuk menjadikan pembelajaran menjadi multidispin keilmuan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x