x

Pusat Pendidikan LPPM UM berpartisipasi dalam STI Conclave on Traditional Knowledge for Sustainable Livelihoods di India

2 minutes reading
Monday, 29 Jul 2024 12:39 0 412 Ediyanto

New Delhi, 29 July 2024. STI Conclave on Traditional Knowledge for Sustainable Livelihoods merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh The International Science, Technology and Innovation Centre for South-South Cooperation (ISTIC) di bawah naungan UNESCO berkolaborasi dengan Zaheer Science Foundation (ZSF), The Council of Scientific and Industrial Research (CSIR), and Traditional Knowledge Digital Library (TKDL). ISTIC didirikan sebagai Pusat Kategori 2 UNESCO pada tahun 2008 untuk bertindak sebagai platform internasional bagi kerja sama Selatan-Selatan dalam sains, teknologi, dan inovasi serta memanfaatkan jaringan G77 plus Tiongkok dan Organisasi Konferensi Islam. Pembentukannya menanggapi seruan bagi UNESCO untuk mengembangkan dan melaksanakan program kerja sama Selatan-Selatan dalam sains dan teknologi dengan tujuan memfasilitasi integrasi pendekatan pembangunan ke dalam kebijakan sains dan teknologi serta inovasi nasional, pengembangan kapasitas dalam sains dan teknologi melalui pemberian saran kebijakan dan pertukaran pengalaman dan praktik terbaik, serta menciptakan jaringan pusat keunggulan pemecahan masalah di negara-negara berkembang serta mendukung pertukaran mahasiswa, peneliti, ilmuwan, dan teknolog di antara negara-negara berkembang.

STI Conclave on Traditional Knowledge for Sustainable Livelihoods dihadiri oleh perwakilan 15 negara-negara berkembang (pembuat kebijakan S&T dari pemerintah negara-negara berkembang dan lembaga penelitian yang didanai pemerintah) akan menghadiri program pelatihan & interaksi. Peserta diusulkan untuk diundang dari negara-negara berikut: Zimbabwe, Malaysia, Indonesia, Myanmar, Filipina, India, Kenya, Botswana, Afrika Selatan, Nepal, Kongo. Gabungan peserta dari negara-negara berkembang akan memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan, ide, dan pengalaman serta peluang untuk berdiskusi, berjejaring, dan kemungkinan kolaborasi.

Pusat Pendidikan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Negeri Malang sebagai perwakilan Indonesia hadir dalam kegiatan ini. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 waktu India,

  1. Welcome Address – Dr Viswajanani Sattigeri, Scientist-Hand Head, CSIR-Traditional Knowledge Digital Library (CSIR-TKDL) Unit
  2. Welcome Address and Brief on the Programme – Prof (Dr) Mohd Basyaruddin Abdul Rahman, Chair, Governing Board, ISTIC-UNESCO, Malaysia
  3. Address by Guest of Honour – Dr. D. Srinivasa Reddy, Director, CSIR-Indian Institute of Chemical Technology (CSIR-IICT), Hyderabad
  4. Address by Guest of Honour – Dr. Benno Boer, Programme Specialist for Natural Sciences and Chief of Section, UNESCO, New Delhi

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x